Seketika merapikan duduk Membaca tiga suku kata terakhir Hanya bisa tertunduk Semua terlanjur mengalir Ucapan terurai udara Jejak terurai angin Kita akan menjadi tua Kita
Tak terasa semua terwujud Jangan tanya apa yang terjadi Rangkaian kata ingin ku lukis Agar aku tetap belajar Kucoba perlahan tuk menemukan Apa jadi tempat
Hujan malam ini Mengantarkanku, berdiri diantara dua ruang Sabar dan kecewa Ini tentang janjiku dengan waktu Katanya dia akan mengatur Saat yang tepat, langkahku tak
Segelas kopi dipagi hari Bertemankan pisang goreng Takala panasnya hari menjalar Minumlah segelas es teh manis Pilihlah segelas es kacang Ketika menanti jam pulang Semuanya
Sore itu ku berjalan Menuju pesona senja ciptanya Baru sebentar, kuhentak terdiam Melihat gemulai gerak tubuhnya Semua yang ada mengajariku Aku sang penikmat, hanya menatap