Ananda-ananda terkasih Kuyakin kalian orang terpilih Berkarya dizaman sekarang Seperti tak kenal kata pulang Bolehkah aku menitip pesan Karena aku hanya bisa diam Bila kalian
Puisi, identik akan diksi Puisi tak sebatas diksi Jangan lupakan rima Aturan, bukan hal utama Puisi itu unik dan menarik Setiap makna bisa berbalik Memakan
Hujan kata di kota kitaDiserap tanahBiar satu tahun sekaliHapus kemarau seminggu Hujan kata di kota kitaKau tahu? Satu menitArus musi makin derasKetek tak berani turunIkan-ikan
Fatamorgana menjauh dari realita Ingin rasanya aku berkisah Di ufuk timur cahaya kedamaian Bersama makna kedamaian yang hakiki Pernah menyatu dalam kedinginan jiwaku Saat semilir
Apa salahmu ? wahai hujan Seolah menjadi kambing hitam Bagi orang lemah, teringat mantan Bukannya kamu, anugerah yang terpendam Bukti nyata kasihNya Pernahkah kita bertanya