Pena Sastra

Barak Terakhir

Sunny H

Dua ribu seratus masehi Kupandang lirih sosokmu Lesang terpatri zaman Bahu yang tegap, kokoh Punggung yang lebar Tapi kau tak bisa bohong Karena dari kernyitmu

Pena Sastra

Cerita Kartini

Sunny H

Kabut mengikat…Bertandakan awan hujan datangHadirmu cerahkan nuraniDalam kenangan gelora pertiwi Untuk ibu pertiwiKau tuangkan melatiAlunan suara titip haru biru liriNamun, sang insan berlagak tuli Tak

Pena Sastra

Menjalin Rasa

Sunny H

Kembali kulangkahkan kakiBersama rasa pernah kumilikiRasa pernah menjadi kitaLebih dari kata cinta Karena kita ialah keluargaPernah sama-sama habiskan tenagaTak berhenti saling mengkoreksiBanyak hal pernah kita

Pena Sastra

Basemah, Rumahku

Sunny H

Kele, kaba keruan tape idup tu(Nanti, kau tahu arti kehidupan) Pas kaba jauh merantau (Saat kau jauh diperantauan)Lok mane ghindu tu beghat (Bagaimana rindu itu berat)Kane sebatas

Ads - Before Footer