Anugerah Terpendam
Puisi © Fernanda/Srivijaya.id

Apa salahmu ? wahai hujan 

Seolah menjadi kambing hitam

Bagi orang lemah, teringat mantan

Bukannya kamu, anugerah yang terpendam

 

Bukti nyata kasihNya

Pernahkah kita bertanya

Dengan mantan saja teringat

Namun tidak dengan sahabat

 

Sahabat pernah menemani hari

Kini berpisah bukan kehendak diri

Atas nama jarak dan kewajiban

Bertemu sebatas percakapan

 

Sadarkah kita ? dulu kita pernah bersikap keras

Disebuah hati, tertinggal luka yang membekas

Inginkah kita ? sekedar berdamai

Nyatanya berdamai tak harus pandai

 

Sebatas hati yang rela menerima

Berjalan lagi, namun tak lagi sama

Seperti hujan yang turun, menyentuh tanah

Kembali dilain tahun, hanyalah sebuah kisah

 

Pernahkah ada dialog, ketika meneduh

Sedikit menghapus rindu, tak utuh

Mengingatkan apa yang terlupakan

Melihat apa yang dibutakan

 

Sebenarnya, Hujan hanya menunda

Kita tetap disini berada

Nikmati jalanNya 

KetetapanNya


Sumber: (Percakapan berfaedah)

Label:
puisi
Pilih Bangga Bangga 0%
Pilih Sedih Sedih 0%
Pilih Senang Senang 0%
Pilih Tak Peduli Tak Peduli 0%
Pilih Terinspirasi Terinspirasi 0%
Pilih Terpukau Terpukau 100%

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu

ARTIKEL TERKAIT
satu jam yang lalu
3 hari yang lalu
Ada
5 hari yang lalu